Skill penting yang perlu dikembangkan bagi profesional sosial media.
Era informatika sekarang telah di depan mata. The future is now, kata beberapa orang. Teknologi informasi mulai banyak berimbas pada kehidupan kita, memudahkan hidup kita sehari-hari hingga memvirtualkan aspek kehidupan kita, termasuk kehidupan profesional kita. Kantor, ruang kerja dan ruko - sekarang semua sudah ada bentuk virtualnya.
Sekarang, tak dapat lagi dihitung dengan jari berapa banyak orang yang bekerja - mendapatkan penghidupan mereka - dari berada di depan monitor atau layar smartphone. Profesional online.
Dan dari semua pekerjaan online, bermedia sosial sebagai salah satu bentuk marketing dan pemasaran online nyaris hampir pasti dilakukan semua orang.
Nah, sebelum terlalu luas, mungkin ada pertanyaan, kenapa saya posting artikel ini di sini? bukankah harusnya blog ini berisikan artikel tentang fotografi? Jawabannya; karena fotografi adalah salah satu diantaranya. Jadi, bagi anda para fotografer yang sampai pada artikel ini, anda mungkin bisa mempertimbangkan untuk terjun juga ke dunia online job, virtual office -seperti membuat blog anda sendiri atau menjadi fotografer kontributor untuk web milik orang atau perusahaan lain.
Oke, sekarang tentang beberapa skill yang perlu dikembangkan bagi para profesional yang pekerjaannya menyangkut bersosial media. Berikut beberapa diantaranya :
SEO
Search Engine Optimization (pengotimalan mesin pencari), atau sering disingkat SEO, mungkin adalah skill yang paling tidak diketahui seberapa pentingnya oleh kebanyakan orang. Bloggers, web developer, dan bahkan desainer sebenarnya perlu mengembangkan skill ini.
Mungkin ini akan membuat kita lebih paham bahwa semua elemen dari SEO berhubungan, dan kenapa banyak orang yang membuat hampir semua akun media sosial sekaligus. Google memakai jasa Twitter untuk mencari konten baru.
Google mengumpulkan informasi, kemudian membuat pengindeksan dari pencarian tersebut,sehingga kita bisa diarahkan pada informasi apa yang kita cari ketika keyword yang kita masukkan ternyata berkaitan dengan index dari informasi tersebut.
Namun proses pengumpulan informasi dari Google ini bisa makan waktu cukup lama, dan Twitter bisa membantu mempercepat proses tersebut. Konten yang telah banyak dilihat, dishare, atau dilalui traffic yang cukup ramai di Twitter akan membuat Google lebih cepat menemukan konten tersebut.
Ini penting untuk SEO karena semakin cepat suatu konten dilihat dan ditemukan di mesin pencari, maka akan semakin banyak "hadiah" berupa traffic ke situs atau konten anda.
Itu hanya "simbiosis mutualisme" antara Google dan Twitter. Bagaimana jika simbiosis tersebut mencakup lebih dari 2 pihak, misalnya Google, Twitter, Facebook, Instagram, dan konten-konten web lain? bisa dibayangkan pengaruhnya terhadap traffic anda.
Anda bisa mendapat ranking pengunjung yang tinggi dengan bantuan sosial media. Google akan menempatkan post blog atau website anda lebih tinggi jika anda dinilai sebagai sumber informasi yang cukup kredibel, dan pengaruh sosial media erat kaitannya dengan itu.
Writing
Banyak profesional online dan sosial media yang belum atau tidak sadar - bahwa sebetulnya pekerjaannya banyak tentang menulis. Tweet, status Facebook, atau bahkan caption di Instagram - semuanya memerlukan kemampuan menulis. Dan dipercaya atau tidak, suatu karya visual yang sama namun dengan deskripsi yang ditulis dengan baik akan lebih mengundang pemirsa ketimbang yang tidak. Suatu foto atau video yang dibalut dengan pemilihan kata, kalimat, dan gaya bahasa yang persuasif tentunya akan lebih menarik untuk disimak bukan?
Karena begini. Baik suatu sajian visual - gambar, video, foto - atau kata-kata - dalam bentuk verbal maupun tulisan - sebetulnya memiliki kekuatan mendeskripsikan yang sama pada otak kita. Itulah kenapa ada istilah "gambar yang mengatakan" dan "kata yang menggambarkan".
Nah, jika anda menggabungkan kemampuan menulis anda dengan isi dari konten anda yang menarik, maka anda akan memiliki "gambar dan kata yang saling menjelaskan".
Analisa
Kemampuan analisa memainkan peran yang penting bagi mereka yang bersosial media sebagai pekerjaan. Entah itu pebisnis, pedagang, fotografer, apapun. Jika anda mulai berpikir menjadikan dunia online sebagai lahan mencari uang, anda perlu tahu bahwa cara kerjanya. Anda dibayar untuk tiap konten yang dilihat, dikunjungi, dikomentar, atau diunduh (download). Dengan kemampuan analisa yang baik, anda akan bisa menyimpulkan, pasar menginginkan seperti apa - dilihat dari jumlah view atau unduhan konten anda.
Jika anda adalah seorang fotografer yang menjual karya anda secara online, misalnya, anda akan dapat menyimpulkan foto seperti apa yang diapresiasi lebih oleh para pembeli foto anda, dan memeberi mereka apa yang mereka minta. Yang berarti juga memberi anda lebih banyak pemasukan dari foto anda yang akan lebih disukai pasar dan diunduh lebih banyak orang.
Fotografi
Kita sampai poin yang membuat artikel ini saya post di sini. Dalam dunia online, khususnya sosial media, kemampuan fotografi yang baik dibutuhkan oleh hampir semua pihak. Instagram, Twitter, Pinterest, dan web-web pribadi atau komersil membutuhkan foto-foto berkualitas yang bisa mereka gunakan sebagai media promosi. Misalnya, sebuah toko online yang menjual benda-benda berbau fashion akan membutuhkan orang dengan skill fotografi mumpuni untuk mampu "mengangkat keindahan" dari barang-barangnya ke websitenya.
Jika masih belum percaya, anda bisa search sendiri semua web atau blog komersil di luar sana. Berapa banyak yang mencantumkan foto yang baik untuk menarik pengunjung?
Photoshop
Berdampingan dengan fotografi, kemampuan photoshop yang cukup akan membuat anda mampu menghasilkan foto yang lebih berkesan, indah, memiliki nilai seni, dan membuatnya lebih menarik untuk dishare. Photoshop juga bisa membuat sebuat foto rata-rata naik level menjadi foto yang cukup pantas dipajang di web kita.
Dan satu alasan lagi, kemampuan Photoshop dibutuhkan supaya kita bisa memposting foto dengan ukuran maksimal di berbagai sosial media. Mungkin anda sudah tahu bahwa setiap profile picture memiliki nilai pixel maksimal, dan semakin mendekati nilai maksimal berarti gambar tersebut lebih baik dan tajam dari aspek resolusi. Mengerti Photoshop berarti anda mengerti cara memposting gambar dengan resolusi maksimal yang mungkin diupload ke berbagai sosial media.
Sekian artikel ini. Semoga bisa membuat anda sebagai fotografer sedikit tertarik untuk terjun juga mengonlinekan pekerjaan anda. Sumber bisa anda lihat di sini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar